Label

Tampilkan postingan dengan label TRAVEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TRAVEL. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Mei 2015

7 Negara Menyumbang Kerusakan Bumi

Kerusakan bumi akan terus berjalan seiring waktu. Kerusakan tersebut bisa diakibatkan oleh ulah manusia maupun faktor alam itu sendiri. Berbagai faktor seperti asap pabrik, sampah, dan limbah industri terus menerus menyebabkan pencemaran di muka bumi. 


Dari faktor-faktor tersebut, sejumlah negara menjadi penyebab utama kesusakan bumi. Berikut serupedia mengulasnya dalam 7 Negara Menyumbang Kerusakan Bumi. 

1. USA
Meskipun Amerika menempati peringkat 211 terbaik untuk konversi tempat tinggal dan menghormati alam, namun banyak perilaku buruknya yang melampaui negara-negara lain. Dalam hal ini Amerika adalah pengguna terbesar dalam penggunaan pupuk dan nitrogen, fosfor dan potassium (NPK). Penggunaan pupuk yang berlebihan mengakibatkan pencemaran bahan kimia ke dalam air tanah, bahkan mengubah atau menghancurkan habitat alam. Amerika Serikat juga berada pada peringkat pertama untuk emisi CO2, peringkat ke-dua sebagai tempat polusi air, tempat ke-tiga untuk penangkapan ikan di laut, dan ke-sembilan tempat untuk spesies terancam.

2. India
India berada pada peringkat ke-tiga dunia untuk pencemaran air. Hal ini terjadi sebagai dampak meningkatnya persaingan air di berbagai sektor, termasuk pertanian, industri, domestik, minum, pembangkit energi dan lain-lain. Persaingan ini menyebabkan sumber daya alam berharga menjadi cepat habis. Polusi air pada negara ini juga menyebabkan penghancuran habitat satwa liar yang hidup di perairan. India menempati peringkatke-delapan untuk tiga bidang: spesies terancam, penangkapan liar di laut dan emisi CO2.

3. Brazil
Dari semua tujuh kategori yang dipertimbangkan untuk hasil penelitian ini, Brasil berada dalam semua peringkat sepuluh besar dalam kategori penyumbang kerusakan terbesar di bumi, kecuali penangkapan ikan di laut. Peringkat pertama untuk kehilangan hutan alam, tempat ke-tiga untuk menggunakan pupuk, posisi ke-empat untuk spesies terancam, posisi ke-empat untuk emisi CO2, dan tempat ke-delapan untuk polusi air . Untuk apakah perusakan lingkungan yang luar biasa ini ditujukan? Sebagian besar kerusakan hutan di Brasil terkait erat dengan hutan hujan Amazon yang luas (digambarkan di atas) pembukaan lahan untuk pastureland oleh kepentingan komersial dan spekulatif, kebijakan pemerintah yang salah arah, tidak sesuai proyek Bank Dunia.

Ditambah eksploitasi komersial sumber daya hutan menjadi lahan Kedelai dan tanaman kakao dan peternakan. Bertambahnya populasi manusia di Brazil (saat ini diperkirakan hampir 7 miliar dan diproyeksikan akan mencapai 9-10 milyar pada tahun 2050), kualitas hidup manusia akan menurun secara substansial dalam waktu dekat. Meningkatnya kompetisi untuk sumber daya akan menyebabkan perselisihan dan perang sipil akan lebih sering. Lanjutan degradasi lingkungan ini menuntut negara-negara lain di dunia untuk membantu Brazil dalam konservasi dan restorasi lingkungan.


4. China
Perairan pesisir Cina semakin tercemar oleh segala sesuatu mulai dari minyak, pestisida, dan air limbah. Pencemaran ini membantu Cina mendapatkan peringkat pertama untuk pencemaran air di dunia. Di Cina, 20 juta orang tidak memiliki akses terhadap air minum bersih; lebih dari 70 persen dari danau dan sungai tercemar, dan insiden polusi besar terjadi di dekat rumah-rumah. Organisasi Kesehatan Dunia baru-baru ini memperkirakan bahwa hampir 100 ribu orang meninggal setiap tahunnya karena penyakit yang bersumber dari polusi air. Di China, kepentingan pembangunan ekonomi selalu lebih dimenangkan atas usaha penjagaan dan perlindungan lingkungan.
5. Meksiko
Meksiko memiliki lebih banyak spesies tanaman dan hewan dari hampir semua negara lain: 450 mamalia (Brasil, yang lebih dari dua kali ukuran Meksiko hanya memiliki 394 mamalia); sekitar 1000 burung, 693 reptil, 285 amfibi, dan lebih dari 2000 ikan. Pada pertengahan 1990-an, banyak spesies yang diketahui sudah terancam: 64 mamalia, 36 burung, 18 reptil, 3 amfibi, dan sekitar 85 ikan. Meksiko tidak bergabung dengan Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Langka (CITES), perjanjian internasional utama untuk menghentikan perdagangan flora fauna terancam dan hampir punah , yang berlaku sejak tahun 1975 hingga tahun 1991. Hal ini menjadikan Mexico menempati peringkat pertama untuk spesies terancam. Juga peringkat ke-sembilan pada tingkat kehilangan hutan alam paling banyak di dunia.
6. Rusia

Hanya kurang dari separuh penduduk Rusia yang memiliki akses air minum aman. Limbah kota dan kontaminasi nuklir menambah masalah besar pada sumber air utama. Rusia di posisi ke-empat untuk pencemaran air terburuk. Peringkat ke-lima terburuk pada kualitas udara emisi CO2–kualitas udara sama buruknya dengan kualitas air. Ada lebih dari 200 kota yang sering melebihi batas polusi Rusia. Peringkat ke-tujuh untuk penangkapan liar di laut.

7. Indonesia
Dan ini yang sangat mengejutkan, negara tercinta kita, Indonesia. Menurut Global Forest Watch, Indonesia adalah wilayah padat hutan pada 1950, namun 40 % dari hutan yang ada pada 1950 tersebut telah hilang hanya dalam waktu 50 tahun berikutnya. Jika dibulatkan, Hutan hujan tropis di Indonesia jumlahnya jatuh dari 162 juta ha menjadi hanya 98 juta ha saja . Untuk ini, Indonesia menempati peringkat ke-dua di hilangnya hutan alam, efek ini menyebabkan indonesia menempati peringkat ke-tiga tempat untuk spesies terancam. Indonesia menempati peringkat ke-tiga untuk emisi CO2, ke-enam untuk penangkapan di laut, ke-enam untuk penggunaan pupuk, dan ke-tujuh untuk pencemaran air.

18 Tanda yang Hanya Kamu Rasakan Saat Sudah Tergila-Gila Dengan Traveling

Bagi sebagian orang, traveling adalah kesempatan yang menyenangkan untuk menikmati suasana dan pengalaman yang baru dan berbeda. Lakukan sesempatnya, mungkin 1-2 kali dalam setahun. Tapi bagi sebagian lagi, traveling itu ibarat pacar, nggak bisa cuma “diapeli” sekali setahun karena kamu selalu ingin bersama dengannya, lagi dan lagi. Kalau kamu adalah tipe orang yang kedua ini, bisa jadi kamu termasuk mereka yang sudah kecanduan traveling.
Nah, biar kamu tahu dirimu udah tergila-gila sama traveling atau enggak, yuk simak dulu “gejala-gejalanya” di bawah ini.

1. Tiap diajak ngomongin traveling, rasanya kamu mau cerita panjang lebar. Satu-satunya yang menahanmu adalah rasa segan supaya nggak dikira pamer.

Mata kamu berbinar saat ngomongin traveling
Mata kamu berbinar saat ngomongin traveling via giphy.com
Gak ada hal yang mengalahkan ketertarikanmu saat ngomongin soal traveling. Mulai dari destinasi, tiket promo sampai pengalaman-pengalaman lucu yang pernah dirasakan, itu semua bikin kamu bersemangat melebihi ngomongin gebetan. Satu-satunya yang menahanmu buat bicara panjang-lebar adalah kamu tetap ingin terlihat sopan dan rendah hati. Barulah kalau sudah nyaman dengan teman yang mengajakmu ngomongin traveling itu, kamu bisa ngomong berjam-jam atau malah langsung mengajak dia pergi bareng-bareng!

2. Kamu sering banget merencanakan perjalanan ke suatu tempat, meskipun kamu belum tentu berangkat

Bikin itineray meski cuma buat iseng
Bikin itineray meski cuma buat iseng via www.lazerdivertido.com
Saat lagi gak ada kerjaan, bagimu merencanakan sebuah trip adalah kegiatan yang menyenangkan. Kamu rajin riset dan bikin rencana perjalanan ke suatu tempat. Berangkat atau enggak, itu sih urusan belakangan. Toh kalau beneran berangkat, kamu gak usah ribet lagi bikin itinerary dan melakukan riset lagi.


3. Kalau orang lain nyari hiburan dengan baca novel, kamu juga baca buku, kok… buku panduan perjalanan

Bacaan utamamu
Bacaan utamamu via gracefarsonblog.com
“Eh, punya buku bagus, gak? Novel yang aku beli kemarin udah abis nih.”
“Ada tuh, tapi Lonely Planet. Atau mau baca Ekspedisi Nusantara?”
Ya, bacaan utamamu bukan buku-buku fiksi seperti novel atau cerpen. Buku-buku yang kamu lahap adalah buku panduan perjalanan sampai kisah-kisah perjalanan dari traveler dan petualang-petualang terkenal.

4. Desktop laptop atau komputermu dihiasi dengan wallpaper berupa destinasi-destinasi menawan yang ingin kamu kunjungi di masa depan

Wallpaper desktop i laptopmu
Wallpaper desktop i laptopmu via www.hipwee.com
Biar merasa makin dekat dengan destinasi yang pengen kamu kunjungi, kamu memajang pemandangan-pemandangan indah destinasi tujuanmu di tempat yang gampang dilihat, misalnya wallpaper desktop maupun kartu pos yang ditaruh di meja belajarmu. Traveling ke Derawan atau Thailand, makin gampang deh ngebayanginnya.

5. Alih-alih dihiasi bingkai foto atau poster idola, dinding kamarmu justru penuh dengan peta dan memento perjalanan

Peta nempel di mana-mana
Peta nempel di mana-mana via www.decohubs.com
Orang lain mungkin menghias dinding kamarnya dengan sebingkai foto, poster idola/film, maupun stiker-stiker nan lucu. Sementara, kamu justru menghias kamarmu dengan lembaran peta serta memento perjalanan berupa suvenir maupun kenang-kenangan yang kamu bawa pulang. Inilah hal yang selalu melecutmu untuk mengunjungi destinasi baru setiap ada kesempatan.

6. Pakaian dan gadget pun jarang kamu update karena kamu lebih fokus berhemat demi jalan-jalan

Biar gayanya gembel, tetep keren kok
Biar gayanya gembel, tetep keren kok via www.whateverbackpacker.com
Pakaian dan gadgetmu udah bertahun-tahun gak di-update, kerilmu pun tampak lusuh karena sering banget dipakai. Tapi, kamu gak pernah ngeluh, sih. Toh, itu semua cukup buat dibawa traveling, yang yang kamu butuhkan, ‘kan fungsinya. Yang penting, uangmu cukup untuk mendanai traveling selanjutnya.

7. Pas weekend atau tanggal merah, jangan harap teman atau kerabatmu bisa nemuin kamu di rumah kalau gak janjian sebelumnya

Bisa jadi kamu malah lagi camping semalam di gunung
Bisa jadi kamu malah lagi camping semalam di gunung via twitter.com
Ya, soalnya kamu pasti gak bakalan ada di rumah. Tiap weekend, kamu udah punya jadwal tersendiri untuk traveling, entah itu bikepacking naik motor maupun one-day trip ke kota-kota yang tak jauh dari tempat tinggalmu. Kalau mau ketemu kamu, ya mesti ditunda dulu sampai kamu pulang.

8. Kamu bisa membedakan mana perusahaan bus yang sopirnya woles dan mana yang ugal-ugalan

Kamu hafal mana yang ugal-ugalan
Kamu hafal mana yang ugal-ugalan via bonsaibiker.com
Terbiasa menjelajah aspal dengan menumpang bus atau kendaraan pribadi lainnya bikin kamu cukup paham mana bus yang sopirnya ugal-ugalan dan mana yang woles dari nama P.O-nya. Kamu pun bisa mengerti apa kelebihan dan kekurangan dari sebuah armada bus, dan bisa merekomendasikan mana yang pas buat rekan-rekanmu yang bertanya ke kamu.

9. Kamu sampai hafal jadwal keberangkatan kereta api berbagai jurusan dari stasiun di kota tempat tinggalmu, saking seringnya jalan-jalan naik kereta

Hafal jadwal KA di luar kepala
Hafal jadwal KA di luar kepala via sumutpos.co
Karena murah, kereta juga menjadi salah satu alat transportasi andalanmu untuk menempuh destinasi yang lumayan jauh. Saking seringnya menumpang moda transportasi ini, kamu sampai hafal jam berapa aja dan ke mana aja kereta api berangkat—terutama yang kelas ekonomi.

10. Tiap ada tiket pesawat promo, kamu yang paling cepat tanggap buat mesan. Berangkat atau enggak itu urusan entar

Tiket promo
Tiket promo via ieloy.wordpress.com
Kamu gak bisa mengabaikan promo tiket pesawat murah begitu aja. Apapun yang terjadi, yang penting pesan dulu, berangkat atau enggak bisa dipikir belakangan. Kalo jadi berangkat, ‘kan lumayan memangkas biaya tiket pesawat yang harga normalnya lumayan mencekik kantong. Kalaupun ternyata gak bisa berangkat pun, gak rugi-rugi amat.

11. Kamu bahkan menyebut bandara bukan dengan nama, melainkan dengan kode

Menyebut bandara dengan kodenya
Menyebut bandara dengan kodenya via edition.cnn.com
“Eh, katanya kamu besok mau jalan-jalan, ya? Berangkat naik apa?”
“Pesawat, Bro. Besok penerbangan paling pagi dari HLP tujuan KNO. Lumayan dapet tiket murah kemarin.”
Nah, lo. Yang tanya akhirnya bingung sendiri. Hehehe

12. Isi dompetmu gak cuma rupiah, tapi juga mata uang dari negara lain yang pernah kamu kunjungi

Nyimpen mata uang asing
Nyimpen mata uang asing via www.flickr.com
Buat kamu yang udah pernah traveling sampai ke luar negeri, ada kepuasan tersendiri saat kamu menyimpan mata uang selain rupiah di dompetmu. Gak cuma jadi kenang-kenangan, tapi juga jadi doa biar suatu saat bisa ke sana lagi.

13. Di forum-forum komunitas traveling, kamu rajin berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan sesama anggota maupun orang-orang sekitar

Berinteraksi dalam forum komunitas traveling
Berinteraksi dalam forum komunitas traveling via www.facebook.com
Kamu gak cuma gemar jalan-jalan, tapi juga aktif di forum-forum komunitas traveling di dunia maya. Mulai dari berbagi informasi seputar destinasi, membantu menjawab pertanyaan yang spesifik berdasarkan pengalamanmu, sampai ikutan gathering yagn diadakan oleh komunitas yang bersangkutan. Bahkan, teman-teman dekatmu juga menjadikan kamu sebagai sumber referensi mereka soal tempat wisata transportasi, serta penginapan.

14. Objek foto di Instagrammu gak pernah jauh-jauh dari pemandangan alam dan aktivitas manusia. Kalaupun selfie, latarnya gak pernah sama

Kalibiru dengan latar Waduk Sermo.
Kalibiru dengan latar Waduk Sermo. via twitter.com
Postingan di akun Instagrammu gak pernah jauh dari tema traveling. Mulai dari panorama-panorama menawan yang tangkap lewat lensamu, sampai ekspresi orang-orang yang kamu temu di jalan. Sesekali, kamu juga memposting foto selfie. Hanya saja, latarnya gak pernah sama.

15. Sebagian besar postingan blogmu pun berisi tentang catatan perjalananmu serta pengalaman-pengalaman yang kamu dapat selama traveling

Travel blogger
Travel blogger via www.wiranurmansyah.com
Kamu gak pernah absen untuk menuangkan pengalamanmu traveling ke dalam tulisan di blog pribadimu. Hampir semua postinganmu adalah tentang penrjalananmu. Gak cuma rajin posting catatan perjalanan, kamu juga rajin berkunjung ke blog-blog bertema traveling untuk menambah wawasan.

16. Sedikit-sedikit, kamu bisa ngomong dalam berbagai bahasa dan meniru logat mereka

Sedikit-sedikit, kamu bisa berbicara macam-macam bahasa
Sedikit-sedikit, kamu bisa berbicara macam-macam bahasa via dinisavitri.net
Bertualang ke banyak tempat dan bertemu banyak orang membuatmu sedikit-sedikit bisa berbicara dengan bahasa dari tempat yang udah kamu datangi. Yah, minimal bisa mengucapkan salam, memperkenalkan diri, dan mengumpat, hehehe. Kamu juga bisa meniru logat setempat dengan baik, sampai-sampai logat aslimu melebur.

17. Kerjaan impianmu adalah yang gak harus ngantor tiap hari dan bikin kamu bisa jalan-jalan gratis

Instruktur yoga yang rajin jalan2? Kenapa enggak?
Instruktur yoga yang rajin jalan2? Kenapa enggak? via www.baliyogateacher.com
Karena kamu suka banget traveling, kamu agak susah untuk terikat pada satu tempat aja. Makanya, impianmu adalah pekerjaan yang bisa mendukung karier jalan-jalanmu. Misalnya, fotografer, travel writer, sampai instruktur yoga.

18. Tapi, ketika ditanya, “Udah pernah ke mana aja?” kamu cuma bisa senyum dan bilang, “Hehe, belum ke mana-mana kok…”

aaa
Kamu merasa belum ke mana-mana via dailyurbanista.com
Meski sebenarnya kamu udah ke berbagai tempat yang gak terhitung jumlahnya, tapi tiap kali ditanya, “Udah pernah ke mana aja?” kamu cuma menjawab sambil tersenyum, “Hehe, belum ke mana-mana kok…” Meski udah banyak tempat yang udah kamu datangi, tapi kamu merasa tempat yang kamu datangi itu jauh lebih banyak, makanya kamu merasa belum ke mana-mana.
Tapi, mungkin juga kamu sekadar malas menyebutkan tempat-tempat yang kamu datangi. Habisnya banyak banget, sih!

Nah, itulah tanda-tanda kamu tergila-gila sama traveling? Seberapa kecanduannya kamu dengan aktivitas yang satu ini?
      • giphy (1)
      • Hand writing travel plan
      • wallpaper
      • world-map-wall-paper
      • img_6984
      • sugeng-rahayu
      • 150330162030-airport-codes-homepage-exlarge-169
      • Seorang-penumpang-Kereta-Api-tengah-melihat-papan-informasi-terbaru-keberangkatan-KA-per-tanggal-28-April-mendatang
      • img_4373
      • 8474532085_6d010ee8d0_b
      • wireless_anywhere
  • Hubungan
  • Motivasi
  • Travel
  • Sukses
  • Feature
  • Style
  • Community